Data Warehousing & Data Mining : Metode Pergudangan Dan Penggalian Informasi
Made Sudarma
ISBN: 978-602-294-497-3
2021
Data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS (Decission Support System) dan EIS (Eecutive Information System). Secara fisikdata warehouseadalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan
padadata warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.Dari definisi-definisi yang dijelaskan oleh beberapa ahli, dapat disimpulkan bahwa data warehouse adalah database yang saling bereaksi yang dapat digunakan untuk query dan analisisis, bersifat orientasi subjek, terintegrasi, time-variant, serta tidak berubah. Dengan adanya data warehouse, akan mempermudah pembuatan aplikasi-aplikasi DSS dan EIS karena memang kegunaan dari data warehouse adalah khusus untuk membuat suatu database yang dapat digunakan untuk mendukung proses analisa bagi para pengambil keputusan.Membangun data warehouse tentu saja memberikan keuntungan lebih bagi suatu perusahaan, karena data warehouse dapat memberikan keuntungan strategis pada perusahaan tersebut melebihi pesaing-pesaingnya.Sedangkan data mining muncul setelah mengalami penumpukan data yang telah terkumpul selama beberapa rentan waktu. Dengan melakukan sebuah proses diharapkan bisa mengetahui perilaku dari sebuah data. Data itulah yang nantinya dapat digunakan untuk mengetahui karakteristik dari data yang dimaksud. Data mining mempunyai fungsi yang penting untuk membantu mendapatkan informasi yang berguna serta meningkatkan pengetahuan bagi pengguna. Dari sudut pandang komersial, pemanfaatan data mining dapat digunakan untuk menangani meledaknya volume data, dengan menggunakan teknik komputasi dapat digunakan untuk menghasilkan informasi-informasi yang dibutuhkan yang merupakan aset yang dapat meningkatkan daya saing suatu institusi.
Manajemen Proyek Teknologi Informasi adalah bagaimana cara agar kita dapat merencanakan dan menjalankan sebuah proyek sesuai dengan tujuan. Karena dalam rencana suatu proyek yang akan dibuat, waktu, personil, dan biaya nya pun harus diperhatikan sesuai anggaran. Manajemen Proyek Teknologi Informasi adalah kegiatan mengorganisasi informasi yang dibutuhkan dalam pembuatan sebuah proyek teknologi informasi. Tujuan dari Manajemen Proyek Teknologi Informasi itu sendiri adalah agar proyek dapat berhasil berjalan dengan lancar.
Untuk menghasilkan suatu, seseorang dapat memakai berbagai pendekatan yang dalam bidang pemrograman disebut sebagai paradigma. Namu demikian, semua pemrograman mempunyai dasar yang sama. Dalam pemrograman pun ada beberapa paradigma, masing-masing mempunyai priorits strategi analisis yang khusus untuk memecahkan persoalan, masing-masingmenggiring kita ke suatu pendekatan khusus dari problematikan keseluruhan. Buku ini dapat membekali mahasiswa dengan metodotogi pemrograman prosedural, dengan notasi algoritmik yang terstruktur serta implementasinya dalam bahasa tingkat tinggi prosedural.
Seorang profesional di bidang Teknologi Informasi (IT) bertanggung jawab membantu organisasi atau perusahaan dalam memelihara infrastruktur digital dan menangani troubleshoot terhadap sistem IT tempat dia bekerja. Pekerja IT akan diminta untuk membantu tim lainnya untuk bisa mengikuti perkembangan kemajuan teknologi dan prosedur kemananan. Profesional IT ini adalah garda terdepan yang bertugas untuk menguji, membangun, menginstal, memperbaiki, atau memelihara perangkat keras dan perangkat lunak yang terkait dengan sistem komputer yang kompleks di satu atau lebih lokasi. Dengan amanah tersebut, sebagai pekerja profesional kita dibatasi dan terikat dengan sebuah kode etik profesi. Juga dituntut menjunjung tinggi kode etik perusahaan tempat kita bekerja.
Kecerdasan buatan atau disebut juga Artificial Intelligence (AI) merupakan teknologi di bidang ilmu komputer yang mensimulasikan kecerdasan manusia ke dalam mesin (komputer) untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia bahkan bisa lebih baik dari manusia. Kelebihan kecerdasan buatan yang pertama adalah mampu menangani pekerjaan yang berulang, seperti memverifikasi dokumen tertentu, mengirim email, menandai rapat di kalender, dan sebagainya. Kemampuan ini memungkinkan Anda untuk mengautomasikan berbagai tugas sehingga membebaskan manusia untuk semakin kreatif. Artificial intelligent memiliki banyak dampak baik seperti meningkatkan efektivitas kerja. Sistem dengan kecerdasan buatan cenderung bekerja lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan yang diakibatkan oleh kelelahan juga kecerobohan.
Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network),
Made Sudarma
ISBN: 978-979-8286-81-3
2010
Jaringan Syaraf Tiruan (JST) adalah sistem komputerisasi sebagai pemroses informasi yang memiliki karater mirip dengan jaringan syaraf biologi pada saat menangkap informasi dari 'dunia luar'. Jaringan saraf tiruan (Artifial Neural Network) merupakn salah satu sistem pemprosesan informasi yang di desain dengan menirukan cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu masalah dengan mulakukan proses belajar melalui perubahan bobot sinapsisnya. JST adalah sarana yang dapat dilatih untuk mengenali pola dan prilaku sistem melalui proses belajar. JST akan mempelajari data masa lalu dari sistem sampai memiliki kemampuan untuk membuat keputusan data yang belum dipelajari sebelumnya.
Manajemen data adalah rangkaian praktik, proses, dan kegiatan yang bertujuan untuk mengelola data secara efektif dan efisien dari pengumpulan hingga penggunaan akhir. Inimencakup semua aspek dari siklus hidup data, termasuk pengumpulan, pembersihan, penyimpanan, pengolahan, analisis, dan penyajian data. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa data tersedia, terpercaya, relevan, dan dapat diakses dengan mudah oleh orang yang membutuhkan, seperti pengguna bisnis atau pengambil keputusan. Manajemen data sangat penting karena memainkan peran kunci dalam kesuksesan dan kelangsungan hidup organisasi di era digital saat ini. Berikut beberapa alasan mengapa manajemen data begitu vital. Secara keseluruhan, manajemen data merupakan fondasi bagi keberhasilan organisasi dalam memanfaatkan potensi data mereka. Dengan melakukan manajemen data yang efektif, organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan data mereka untuk mencapai tujuan bisnis dan memperoleh keunggulan kompetitif.